DECEMBER 9, 2022
Movie

Menelusuri Mary Geoise, Sebuah Lambang Ketidakadilan dalam Dunia One Piece

image
Tanah Mary Geoise menjadi Pusat Dunia yang Terletak di Persimpangan Red Line dan Grand Line. (X/@Haoshuku)

ENTERTAINMENTABC.COM - Salah satu simbol paling menarik dari kisah yang dibawakan dalam serial One Piece adalah Mary Geoise, pusat kekuasaan yang sekaligus menjadi lambang korupsi dan perbudakan di dunia Bajak Laut Luffy.

Mary Geoise terletak di persimpangan antara Grand Line dan Red Line menjadikannya sebagai pusat geografis dalam dunia One Piece.

Disisi lain, Mary Geoise dalam One Piece adalah pusat kekuasaan dunia yang dihuni oleh kaum Naga Langit yaitu para bangsawan dunia yang memandang diri mereka sebagai penguasa sah dunia ini.

Para Naga Langit yang tinggal di sana hidup dalam kemewahan yang tidak terbayangkan.

Pandangan ini mencerminkan ketidakadilan yang meluas di mana hanya segelintir orang yang menikmati hak-hak istimewa sementara mayoritas penduduk dunia hidup dalam penindasan.

Adapun Mary Geoise didirikan oleh 20 keluarga bangsawan yang akhirnya menjadi Pemerintah Dunia. 

Akan tetapi dari 20 keluarga ini, hanya keluarga Nefertari yang memutuskan untuk meninggalkan kota sementara 19 keluarga lainnya tetap tinggal dan hidup dari upeti yang dikumpulkan dari negara-negara yang berada di bawah kekuasaan Pemerintah Dunia. 

Sebagai imbalan atas upeti tersebut, Pemerintah Dunia memberikan perlindungan kepada pulau-pulau di bawah kekuasaannya meskipun kenyataannya mereka lebih tunduk pada kehendak para Naga Langit yang semena-mena.

Selain itu, berbagai keputusan penting dunia One Piece diambil di kota ini dengan dipimpin oleh Lima Tetua Gorosei sebagai pengambil kebijakan utama. 

Meskipun para Naga Langit memiliki otoritas tertinggi, Lima Tetua adalah sosok yang secara langsung memerintah dunia. 

Halaman:
1
2

Berita Terkait