DECEMBER 9, 2022
Puisi

Puisi Karya Denny JA Suara Burung di Telinga Aktivis

image
Ilustrasi puisi Suara Burung di Telinga Aktivis karya Denny JA. (Entertainmentabc.com)

Aku duduk di bawah langit pagi,  
merasakan setiap not yang diterbangkan angin.

Suara burung itu, bukan hanya sebuah lagu,  
tapi panggilan untuk merenung,  
menemukan arti kesunyian.


Langit menjadi cermin raksasa.
kulihat wajah batinku di sana.
Tampak di luar, aku seorang aktivis yang sibuk mengubah dunia.
Tapi di dalam, terlihat wajahku yang lain.
Terlihat luka yang menganga.
Tampak hampa yang menekan.
Terasa jiwa yang gelisah.

Baca Juga: Denny JA: Penyair di Payakumbuh Bebas Menyatakan Pendapat, tapi Keliru Mencampuradukkan Puisi Esai dengan SATUPENA

Suara burung pagi hari di gunung ini,  
menjadi pintu agar aku kembali masuk ke halaman luas yang terlupakan:
renungan meaning of life, 
panggilan makna hidup tertinggi.***

Bogor, 31 Agustus 2024

CATATAN

Baca Juga: Puisi Esai: Memilih Tak Menikah Sambil Memelihara Kucing atau Anjing, hingga Kisah Koruptor di Makam Pahlawan

(1) Bulan Agustus 2024, berlangsung aksi protes civil society yang meluas di berbagai kota soal masa depan demokrasi di Indonesia.

Nasional tempo. Klik link berita

 

Baca Juga: SATUPENA Akan Terbitkan Buku Kumpulan Esai, Puisi, Puisi Esai, dan Cerpen Tentang Pilkada 2024

Halaman:
1
2

Berita Terkait