UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Berusaha Mempertahankan Keislaman Melalui Penguasaan Bahasa Asing
- Penulis : Mila Karmila
- Minggu, 29 September 2024 21:15 WIB

ENTERTAINMENTABC.COM - Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki peranan yang penting dalam upaya memperkuat identitas keislaman melalui penguasaan bahasa asing khususnya Bahasa Arab dan Inggris.
Dengan berbagai pembenahan dalam menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang terus dilakukan UPT PPB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi ujung tombak dalam pengembangan bahasa asing dalam universitas.
Sehubungan dengan itu, pengembangan bahasa di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah dimulai sejak masa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon tepatnya pada tahun 1989.
Pada saat itu, pengembangan bahasa dilakukan melalui sebuah unit bernama Usaha Pengembangan Bahasa (UPB) yang dipimpin oleh KH. Affandi Muchtar hingga tahun 1997.
Adapun fokus utama UPB pada masa itu adalah Jurusan Syariah namun tidak lama kemudian KH. Bisyri Imam memperluas program pengembangan bahasa ini ke Jurusan Tarbiyah pada tahun 1990 dan Jurusan Dakwah Ushuluddin pada tahun 1991.
Selanjutnya, pada tahun 1997,UPB mengalami perubahan nama menjadi Unit Pengembangan Bahasa dengan KH. Bisyri Imam kembali dipercaya sebagai ketuanya.
Adanya proses transformasi unit ini terus terjadi dan pada tahun 2002 hingga 2010 berganti nama menjadi Pusat Pengembangan Bahasa (PPB).
Setelah itu, pada tahun 2010 hingga 2015 namanya diubah menjadi Pusat Bahasa dan Budaya sebelum akhirnya kembali menggunakan nama Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) mulai tahun 2015 hingga sekarang.
Dengan demikian, keberadaan PPB di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mencapai usia 32 tahun yang menandakan betapa panjang perjalanan unit ini dalam memberikan layanan bahasa kepada para mahasiswa.
Baca Juga: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Resmi Menjadi PTKIN Berbasis Digital Pertama di Indonesia
Seiring berjalannya waktu, UPT PPB terus melakukan pembenahan dan pengembangan dalam berbagai aspek penyelenggaraan program intensifikasi bahasa yang dilakukan meliputi: