DECEMBER 9, 2022
Gaya Hidup

Jangan Biarkan Diabetes Menghancurkan Penglihatanmu! Temukan Cara Mencegah Retinopati Diabetik Sekarang

image
Ilustrasi pemeriksaan Retinopati Diabetik. (Antara)

ENTERTAINMENTABC.COM - Ahli retina sekaligus Kepala Departemen Oftalmologi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, Ph.D, M.Epid, Sp.M(K), memperingatkan tentang risiko retinopati diabetik akibat diabetes yang tidak tertangani dengan baik.

Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko menjelaskan bagaimana diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk di area mata.

Retina, bagian penting dari mata, kaya akan jaringan pembuluh darah dan berfungsi sebagai sensor penglihatan.

Baca Juga: 75 dari 100 Orang Tidak Sadar Terkena Diabetes! Apakah Anak Anda Termasuk?

Ketika diabetes berlangsung tanpa pengendalian yang baik, sel-sel retina dapat mengalami kerusakan yang menyebabkan masalah penglihatan yang biasanya bersifat permanen.

“Kerusakan pada penglihatan yang disebabkan oleh diabetes biasanya bersifat permanen,” ungkap Prof. Bayu.

Retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi dari diabetes melitus, di mana kadar gula yang tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah retina, terutama di jaringan yang sensitif terhadap cahaya.

Baca Juga: Sehat Pilih Makanan! Inilah 10 Ide Sarapan Simpel untuk Mencegah Diabetes

Gangguan penglihatan yang mungkin dialami pasien meliputi penglihatan kabur dan percepatan munculnya katarak.

Namun, katarak dapat diatasi jika kondisi retina masih relatif baik. Pada stadium lanjut, dapat muncul glaukoma yang membuat penglihatan semakin memburuk dan menjadi permanen.

Prof. Bayu menyebutkan bahwa pasien yang telah mengalami diabetes selama 10-15 tahun biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda retinopati.

Baca Juga: Mengapa Penderita Diabetes Bisa Merasa Lemas dan Mengantuk Setelah Makan Nasi? Simak Penjelasan dr Tirta

Namun, jika diabetes dikelola dengan baik melalui pengawasan dokter, risiko perkembangan retinopati dapat diperlambat.

Halaman:
1
2

Berita Terkait