Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma
- Penulis : Mila Karmila
- Kamis, 17 Oktober 2024 06:30 WIB

Meningkatnya kebutuhan wellness dan spiritualitas menunjukkan bahwa manusia mencari sesuatu lebih dari sekadar efisiensi dan prediksi.
Wellness dan esoterika menjawab tantangan ini, menyediakan jalan bagi kita untuk menemukan makna hidup yang tidak bisa diukur dengan data.
Di tengah dunia yang semakin digital, wellness mengingatkan kita akan pentingnya kedalaman dan makna hidup. Di dalam ruang keheningan batin, jauh dari hiruk pikuk algoritma, kita mungkin akan menemukan serpihan kebenaran yang lebih utuh.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Ilmu Menjadi Tanah Air Pengganti
Esoterika dan wellness menjadi kunci keseimbangan hidup, mengembalikan kontrol pada manusia dan memperkaya kehidupan di tengah dunia yang makin cepat dan digital. ***
Bali, 16 Oktober 2024
(1) Laportan McKenzie Global Institute mengenai
biaya keperluan wellness di tahun 2024, meningkat hingga 1,8 USD Trilyun.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Untuk Mereka yang Terbuang di Tahun 1960-an
https://www.mckinsey.com/industries/consumer-packaged-goods/our-insights/the-trends-defining-the-1-point-8-trillion-dollar-global-wellness-market-in-2024
(2) BBC melaporkan buku karangan Rumi di Amerika Serikat justru lebih dibeli dibandingkan penyair dunia barat paling terkenal sekalipun.
https://www.bbc.com/culture/article/20140414-americas-best-selling-poet
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Dengan Kopi, Memulai Imajinasi