PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 73 Titik Dapsus untuk Hadapi Musim Hujan, Kereta Api Tetap Aman Beroperasi
- Penulis : Mila Karmila
- Jumat, 15 November 2024 11:00 WIB

Titik Rawan Tanah Labil dan Longsor
Beberapa titik yang berpotensi tanah labil termasuk antara Stasiun Cibungur-Purwakarta dan Cipeuyeum-Cipatat. Selain itu, ada 31 titik yang menjadi potensi longsor, di antaranya antara Stasiun Purwakarta-Ciganea dan Cicalengka-Nagreg.
Dengan begitu banyaknya titik rawan, KAI Daop 2 terus meningkatkan kewaspadaan dan penanganan untuk memastikan keselamatan penumpang.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Di Kereta Itu, Tak Ditemukannya Sepasang Mata Bola
Banjir dan Jembatan Rawat Keamanan
Tidak hanya tanah labil dan longsor, potensi banjir di beberapa titik juga menjadi perhatian.
Sejumlah titik seperti antara Stasiun Cibungur-Purwakarta dan Stasiun Cimindi-Andir tercatat rawan banjir.
Baca Juga: KAI Maksimalkan BBM Subsidi Bersama BPH Migas, Kurangi Emisi dan Hemat Energi
Tak hanya itu, ada juga 10 titik jembatan yang menjadi bagian penting dari infrastruktur yang perlu dipantau secara ekstra.
Siaga 24 Jam dan Persiapan Peralatan
Untuk menangani potensi bencana, KAI Daop 2 sudah menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) di 14 titik.
Baca Juga: Proyek LRT Jakarta Fase 1B Raih Rekor MURI, Inovasi Transportasi Tercepat di Indonesia
AMUS ini terdiri dari pasir, bantalan rel, dan perancah besi untuk penahan fondasi jalur.