DECEMBER 9, 2022
Gaya Hidup

Mengenal Redshirting, Perlukah Anak Laki-Laki Ditunda Masuk TK? Ini Jawabannya

image
Ilustrasi anak sedang bermain dan belajar (Pexels/olia danilevich)

Menurut Richard V. Reeves, penulis buku Of Boys and Men, anak laki-laki sering kali membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kematangan sosial emosional dibandingkan anak perempuan. 

Hal ini membuat mereka cenderung mendapat manfaat lebih besar dari fenomena ini.

Reeves menambahkan, memberikan tambahan satu tahun untuk perkembangan otak dan pengendalian impuls dapat mengurangi risiko masalah perilaku. 

Baca Juga: Rahasia Pentingnya Anak TK Belajar Matematika, Fondasi Masa Depan Dimulai di Sini

Penelitian juga menunjukkan bahwa anak laki-laki yang menjalani redshirting memiliki peningkatan yang signifikan dalam kesiapan sekolah dibandingkan anak perempuan.

Meski fenomena ini sering dianggap bermanfaat, ada kondisi tertentu di mana hal ini sebaiknya dihindari. 

Jika anak memiliki disabilitas atau keterlambatan perkembangan, menunda masuk sekolah justru dapat menghambat pencapaian akademis mereka.

Baca Juga: Tren Istilah Gaul Gen Alpha, Wajib Tahu Biar Nggak Kudet

Studi dalam jurnal Early Childhood Research Quarterly menemukan bahwa anak-anak dengan disabilitas yang menjalani fenomena ini memiliki nilai matematika yang lebih rendah di kelas 3 dibandingkan mereka yang tidak. 

Hal ini menunjukkan pentingnya stimulasi dini sebelum usia lima tahun untuk meningkatkan hasil belajar jangka panjang.

Setiap anak unik, dan keputusan tentang kapan memulai sekolah harus mempertimbangkan kebutuhan individu mereka. 

Baca Juga: Arti Kata Bussin, Bahasa Gaul Viral di TikTok yang Wajib Kamu Tahu!

Buat daftar pro dan kontra, observasi kesiapan anak, dan diskusikan dengan guru atau terapis jika diperlukan.

Halaman:
1
2
3

Berita Terkait