Sejarah Stasiun Kejaksan dan Prujakan Siapa Lebih Dulu Ada
- Penulis : Mila Karmila
- Rabu, 08 Januari 2025 12:00 WIB

ENTERTAINMENTABC.COM - Seharah dua Stasiun Cirebon kereta api ikonik yang hanya berjarak sekitar tiga kilometer, yaitu Stasiun Kejaksan dan Staisun Prujakan.
Meski berbeda fungsi, kedua Stasiun Cirebon memiliki peran vital dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat sejak zaman kolonial hingga era modern.
Manager Humas Daop III Cirebon, Ayep Hanapi, menjelaskan bahwa peran Stasiun Kejaksan dan Prujakan saling melengkapi.
Baca Juga: Daftar Pemain Captain America Brave New World, Ini dia Aktor yang Akan Membuat Film Semakin Seru
Stasiun Kejaksan, yang lebih dikenal dengan nama Stasiun Cirebon, fokus melayani penumpang kelas bisnis dan eksekutif.
Sebaliknya, Stasiun Prujakan didedikasikan untuk penumpang kereta kelas ekonomi.
“Tidak ada perbedaan signifikan dalam pelayanan. Pemisahan ini hanya untuk pengaturan dan penataan operasional,” ungkap Ayep.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Cirebon 8 Januari 2025, Ini yang Perlu Disiapkan
Mana yang lebih tua?
Jika bicara usia, Stasiun Kejaksan lebih dulu berdiri.
Berdasarkan data Unit Heritage PT KAI, stasiun ini diresmikan pada 3 Juni 1912 oleh Staatsspoorwegen (SS).
Baca Juga: Update UMK Cirebon 2025 Resmi Naik, Ini Besaran dan Dampaknya
Bangunan megahnya dirancang oleh arsitek terkenal, Pieter Adriaan Jacobus Moojen, dengan gaya kolonial yang khas.