DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Simak Penjelasan Rebo Wekasan dan Pandangannya Menurut Agama Islam

image
Pelaksanaan ritual satu suro oleh Keraton Kanoman. (Instagram/@official_kesultanankanoman)

ENTERTAINMENTABC.COM - Rebo Wekasan merupakan tradisi yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia terutama pada daerah Jawa dan sekitarnya. 

Adapun tradisi ini dilaksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Safar di bulan kedua dalam kalender penanggalan Hijriyah.

Namun, bagaimana pandangan Islam mengenai tradisi ini?, mari simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Rebo Wekasan: Mengintip Ritual dan Tradisi yang Dilestarikan Masyarakat Jawa

Dalam pandangan agama Islam, tidak ada sekalipun Hadits Nabi yang membahas perihal Rabu Wekasan ini.

Seperti yang disampaikan oleh Buya Yahya pada salah satu pengajian rutin mengenai sejarah adanya Rebo Wekasan ini diceritakan ketika seorang shalih mendapatkan Ilham tentang turunnya penyakit mematikan pada suatu daerah.

Maka dari itu orang shalih tersebut diperintahkan untuk meminta perlindungan kepada Allah dari penyakit mematikan tersebut dengan melaksanakan sholat penolak bala.

Baca Juga: Bagaimana Sih Awal Mula Adanya Istilah Rebo Wekasan? Simak Penjelasannya 

Jika berbicara perihal Ilham yang didapatkan oleh orang shalih selagi tidak bertentangan dengan hukum syariat, tidak bisa secara langsung ditetapkan sebagai ajaran Bid’ah.

Menurut Buya Yahya pada channel YouTube Al-Bahjah TV mengenai Ilham, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait kebenarannya.

Misalnya, ketika seorang shalih mendapatkan Ilham dan orang tersebut dikenal jarang melakukan maksiat dan selalu melakukan hal yang baik maka boleh mempercayai dan mengikutinya selama apa yang disampaikan tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Baca Juga: Kapan Rebo Wekasan di Bulan Safar 2024? Catat Tanggalnya dan Makna Dalam Tradisi Jawa

Dengan tidak menjadikan Ilham sebagai hujjah yang tidak termasuk kedalam dasar penetapan hukum syariat Islam.

Halaman:
1
2
Sumber: YouTube Al Bahjah TV

Berita Terkait