DECEMBER 9, 2022
News

Hidup Hemat Sebagai Protes Kenaikan PPN 12 Persen, Apakah Bisa Mengguncang Ekonomi Indonesia?

image
Ilustrasi belanja baju (Pixels)

Meski terlihat sederhana, aksi ini bisa berdampak besar jika dilakukan secara masif. 

Penurunan konsumsi masyarakat tidak hanya memengaruhi pelaku usaha, tetapi juga perekonomian nasional secara keseluruhan. 

Dengan konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50% produk domestik bruto (PDB), langkah ini berisiko menekan pertumbuhan ekonomi lebih dalam.

Baca Juga: PPN Naik 12 Persen, Netizen Gaungkan Boikot Pemerintah Lewat Frugal Living

Namun, bagi banyak warganet, ini adalah langkah nyata untuk menyampaikan suara mereka.

Apakah pemerintah akan mempertimbangkan dampaknya? Atau, apakah aksi ini justru akan menciptakan tantangan baru bagi ekonomi Indonesia?

Hidup hemat sebagai bentuk protes terhadap kenaikan PPN memang menjadi fenomena yang menarik. 

Baca Juga: Tren Istilah Gaul Gen Alpha, Wajib Tahu Biar Nggak Kudet

Namun, langkah ini membawa risiko serius bagi ekonomi, terutama dalam menghadapi perlambatan konsumsi rumah tangga. 

Di sisi lain, gerakan ini menjadi sinyal penting bahwa masyarakat menginginkan perubahan.***

Halaman:
1
2
3

Berita Terkait