DECEMBER 9, 2022
Kolom

Menyelam ke Dalam Diri: Pengantar Buku 71 Lukisan Tentang Renungan Jalaluddin Rumi dari Denny JA

Banyak penelitian dalam bidang psikologi klinis menunjukkan introspeksi dan refleksi diri dapat meningkatkan kesehatan mental.

Misalnya, terapi kognitif berbasis kesadaran (mindfulness-based cognitive therapy). Ia mendorong individu untuk merenungkan pikiran dan perasaan mereka tanpa menghakimi, yang terbukti efektif dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

Sebuah studi dari Harvard Medical School menemukan meditasi, yang sering kali merupakan bagian dari perjalanan ke dalam diri, dapat mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan fungsi kognitif.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Film Anime Look Back yang Wajib Kamu Ketahui sebelum Menontonnya

Sebanyak 60% dari peserta studi melaporkan penurunan yang signifikan dalam gejala kecemasan setelah delapan minggu program meditasi reguler.

#### 3. Pertumbuhan Spiritual

Pertumbuhan spiritual sering kali melibatkan pencarian makna dan tujuan hidup yang lebih besar. Dalam hierarki kebutuhan, pencapaian aktualisasi diri, yang berada di puncak piramida kebutuhan, sering kali melibatkan aspek spiritual dan refleksi mendalam.

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Siap Ajak Rafathar Mengikuti Ajang Lari 5K

Penelitian dari Pew Research Center menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam praktik spiritual atau religius cenderung memiliki tingkat kebahagiaan dan kepuasan hidup yang lebih tinggi.

Mereka juga menunjukkan tingkat kemurahan hati dan kepedulian sosial yang lebih besar.

Perjalanan ke dalam diri bukan hanya tentang memahami diri sendiri secara psikologis. Ia juga tentang mencari hubungan yang lebih dalam dengan sesuatu yang lebih besar dibandingkan diri kita sendiri.

Baca Juga: Wow! Raffi Ahmad Dapat Rp 1 M untuk 2 Hari Nge MC, Ini yang Bikin Irfan Hakim Terheran-Heran

Ini bisa berupa hubungan dengan Tuhan, alam semesta, atau tujuan hidup yang lebih mulia.

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7
8

Berita Terkait