Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra
- Penulis : Mila Karmila
- Senin, 14 Oktober 2024 18:34 WIB

Menurut ReO, epistemologi sastra tidak hanya menjadikan karya sastra sebagai medium seni, tetapi juga sebagai dokumen sosial yang menghidupkan nilai-nilai, pengalaman, dan pandangan masyarakat.
Epistemologi sastra adalah studi tentang bagaimana sastra berfungsi sebagai sumber pengetahuan.
Ini mengeksplorasi cara sastra mengungkapkan realitas sosial, budaya, dan emosional, serta bagaimana pembaca dapat memperoleh pemahaman tentang manusia dan masyarakat melalui representasi fiksi, simbol, dan narasi dalam karya sastra.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra
Sastra menjadi jendela yang memungkinkan kita melihat kompleksitas budaya, moral, dan etika yang berkembang dalam masyarakat dari perspektif yang unik.
Pendekatan ini diterapkan pada puisi esai Denny JA, yang bagi ReO merupakan genre yang menyatukan emosi, fakta sosial, dan kritik, sehingga melampaui sekadar karya fiksi.
Dalam puisi esai seperti Atas Nama Cinta (2012), tema diskriminasi tidak hanya disampaikan sebagai cerita tetapi dijalin dalam narasi personal yang emosional, memengaruhi pembaca untuk merasakan dan merenungi isu yang diangkat.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun! Cek Penawaran dan Pajak yang Perlu Diketahui
ReO menguraikan lima pendekatan utama yang memperkaya puisi esai sebagai medium refleksi sosial yang mendalam:
Pertama, Tragedi. Pendekatan ini menyoroti penderitaan dan konflik emosional tokoh, terutama dalam menghadapi ketidakadilan sosial.
Misalnya, puisi esai Atas Nama Cinta (2012) karya Denny JA menyentuh isu diskriminasi sosial melalui kisah cinta, menghadirkan tragedi yang memperlihatkan ketidakadilan dengan cara yang menyentuh hati.
Baca Juga: Jin BTS Siap Guncang November 2024 dengan Album Solo Baru! Sudah Siap ARMY?
Kedua, Epik. Pendekatan epik menghadirkan narasi heroik yang menunjukkan kekuatan karakter dalam menghadapi perubahan besar.