Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra
- Penulis : Mila Karmila
- Senin, 14 Oktober 2024 18:34 WIB

Selain itu, jika karya sastra digunakan untuk memahami sejarah, ada risiko bahwa dramatisasi atau penyederhanaan masalah dapat mengaburkan fakta-fakta penting.
Bias ini juga mempengaruhi penerimaan dan interpretasi pembaca. Pembaca yang memiliki latar belakang atau pandangan serupa mungkin lebih mudah setuju dengan sudut pandang pengarang, sedangkan pembaca yang berbeda bisa menafsirkan pesan secara berbeda atau menolak interpretasinya.
Oleh karena itu, menggunakan sastra sebagai satu-satunya sumber pengetahuan tidak sepenuhnya akurat dan obyektif. Epistemologi sastra lebih kuat jika dilengkapi dengan pendekatan yang lebih empiris dan multidisipliner, sehingga berbagai perspektif dapat dikombinasikan untuk membentuk pemahaman yang lebih seimbang.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra
Meskipun memiliki keterbatasan, sastra tetap menjadi sumber penting yang memperkaya pemahaman sejarah.
Buku Epistemologi Sastra, Pendekatan Kritik Baru Atas Teks-Teks Puisi Esai Denny JA karya ReO Fiksiwan menawarkan perspektif segar tentang peran sastra sebagai cerminan dan kritik sosial.
Dengan pendekatan yang mendalam, ReO mengungkap lapisan-lapisan makna dalam puisi esai, menjadikan karya sastra ini lebih dari sekadar narasi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun! Cek Penawaran dan Pajak yang Perlu Diketahui
Sastra, khususnya puisi esai, menjadi dokumen sosial yang hidup. Inovasi dan analisis ReO mengajak pembaca untuk tidak hanya melihat sastra sebagai seni, tetapi juga sebagai medium pengetahuan yang berharga, membangun jembatan antara emosi, realitas sosial, dan kesadaran kritis.*
Jakarta, 13 Oktober 2024
CATATAN
Baca Juga: Jin BTS Siap Guncang November 2024 dengan Album Solo Baru! Sudah Siap ARMY?
Aneka buku yang membahas sastra sebagai medium belajar sejarah: