DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Menambah Elemen Penghayatan bahkan untuk Hal-hal Kecil

image
Ilustrasi. (Entertainmentabc.com)

Kritik ini menyiratkan bahwa fokus pada hal-hal kecil mungkin mengurangi perhatian kita terhadap isu-isu besar.

Namun, jawabannya adalah keseimbangan. 

Menambah elemen penghayatan bukan berarti melupakan tantangan hidup, melainkan menciptakan ruang untuk kedamaian di tengah kekacauan.

Baca Juga: BRICS atau OECD? Pilihan Indonesia yang Bisa Ubah Masa Depan Ekonomi

Ini adalah bentuk pengelolaan emosi yang bijaksana, bukan eskapisme.

Steve Jobs, misalnya, dikenal dengan filosofi minimalis dan perhatian pada detail. Dalam biografinya, Jobs sering kali berbicara tentang pentingnya menghargai momen kecil, baik dalam desain produk maupun dalam kehidupan sehari-hari. 

Filosofinya mencerminkan gagasan bahwa hidup dapat lebih berarti ketika kita memberikan perhatian penuh pada setiap detail.

Baca Juga: Film Jumanji 3: Kembalinya Petualangan, Dwayne Johnson dan Tim Siap Menggebrak Bioskop Desember 2026

Dalam sejarah filsafat dan ajaran agama, konsep menikmati momen kecil telah lama dibicarakan. Dalam Islam, konsep syukur mengajarkan kita untuk bersyukur atas segala hal, bahkan yang kecil. 

Dalam tradisi Kristen, ada konsep kontemplasi, di mana momen-momen kecil dalam kehidupan dianggap sebagai bentuk komunikasi dengan Tuhan. 

St. Teresa dari Avila, misalnya, menemukan kedamaian dan makna bahkan dalam tugas sehari-hari seperti mencuci piring. 

Dalam ajaran Buddha, konsep mindfulness atau kesadaran penuh mengajarkan kita untuk hidup dalam saat ini, menikmati setiap tindakan, sekecil apapun. 

Halaman:
1
2
3
4
5
6

Berita Terkait