DECEMBER 9, 2022
News

Kurikulum Deep Learning Segera Hadir! Ini Bedanya dari Kurikulum Biasa, Yuk Kenali Penerapannya

image
Ilustrasi Belajar Deep Learning (Pixabay/ jothamsutharson)

Kalau metode ini diterapkan dalam kurikulum, maka Deep Learning bukan hanya soal menghafal materi, tapi juga pemahaman yang dalam lewat tiga elemen utama: 
Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning. 

Elemen-elemen ini dirancang supaya siswa nggak cuma belajar teori, tapi juga punya pengalaman bermakna yang bikin pelajaran jadi lebih menyenangkan.

Mindful Learning: Dalam elemen ini, guru akan lebih memperhatikan keunikan setiap siswa.

Baca Juga: Profil Abdul Mu’ti Dari Sekretaris Muhammadiyah ke Menteri Pendidikan Dasar Menengah, Perjalanan Menakjubkan yang Patut Ditiru

 Jadi, potensi dan kebutuhan masing-masing siswa akan mendapat perhatian yang lebih detail. 

Misalnya, saat belajar tentang panas, siswa diajak bereksperimen di laboratorium, mempraktikkan konsep panas, dan memahami fungsi panas dalam kehidupan sehari-hari.

Meaningful Learning: Elemen ini mengajak siswa memahami alasan di balik materi pelajaran yang mereka pelajari. 

Baca Juga: Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro: Menteri Pendidikan Tinggi Baru yang Siap Bawa Inovasi untuk Indonesia Emas 2045  

Dengan tahu tujuan dan manfaat setiap materi, siswa jadi lebih paham pentingnya pelajaran tersebut dalam kehidupan nyata.

Joyful Learning: Bukan sekadar belajar sambil senang-senang, Joyful Learning juga mengutamakan pemahaman mendalam siswa. 

Mereka nggak cuma paham materi, tapi juga menikmati proses belajarnya.

Baca Juga: Kurikulum Merdeka Bakal Diganti dengan Kurikulum Deep Learning, Yuk Kenali Lebih Dalam Makna Artinya


Contoh Penerapan Deep Learning di Bidang Lain

Halaman:
1
2
3

Berita Terkait