DECEMBER 9, 2022
News

Kurikulum Deep Learning Segera Hadir! Ini Bedanya dari Kurikulum Biasa, Yuk Kenali Penerapannya

image
Ilustrasi Belajar Deep Learning (Pixabay/ jothamsutharson)

Sebetulnya, metode Deep Learning ini sudah sering digunakan di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. 

Contohnya, di dunia kesehatan, alat-alat medis seperti CT scan dan MRI memakai teknologi deep learning untuk menghasilkan gambar yang lebih akurat. 

Tenaga medis kemudian menggunakan gambar-gambar ini untuk mendeteksi berbagai penyakit seperti kanker atau retinopati diabetik.

Baca Juga: Profil Abdul Mu’ti Dari Sekretaris Muhammadiyah ke Menteri Pendidikan Dasar Menengah, Perjalanan Menakjubkan yang Patut Ditiru

Di bidang ekonomi, perusahaan memanfaatkan deep learning untuk menganalisis perilaku dan permintaan pelanggan. Dari data ini, perusahaan bisa membuat keputusan yang lebih strategis berdasarkan pola yang ditemukan AI.

Perbedaan Antara Deep Learning dan Machine Learning

Walaupun mirip, deep learning dan machine learning punya beberapa perbedaan. 

Baca Juga: Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro: Menteri Pendidikan Tinggi Baru yang Siap Bawa Inovasi untuk Indonesia Emas 2045  

Machine learning pertama kali diperkenalkan oleh Arthur Samuel pada tahun 1959 dan berfokus pada cara mesin menyelesaikan masalah tanpa program khusus.

 Sementara itu, deep learning membawa kemampuan komputer ke level lebih tinggi, di mana komputer bisa belajar secara otomatis dan menyelesaikan tugas lebih dinamis.

Jadi, dengan Kurikulum Deep Learning ini, diharapkan pembelajaran jadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi Siswa.***

Baca Juga: Kurikulum Merdeka Bakal Diganti dengan Kurikulum Deep Learning, Yuk Kenali Lebih Dalam Makna Artinya

Halaman:
1
2
3

Berita Terkait